Tampilkan postingan dengan label AVEVA PDMS Software Training. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AVEVA PDMS Software Training. Tampilkan semua postingan

Mempersiapkan Training Database

agfirmansyah 23.46 1 Comment
Latihan 1. Mempersiapkan Training Database

1.  Masuk  ke  PDMS:  START   >> ALL  PROGRAMS  >> AVEVA  >> VANTAGE PDMS 11.6 7 RUN PDMS

2. Login ke proyek SAM (PDMS Sample Project) dengan menggunakan usemame SYSTEM dan password XXXXX (huruf kapital X enam kali). Pilih MDB SAMPLE dan modul ADMIN. Kemudian pilih OK

Username SYSTEM adalah usemame yang Free, artinya bisa mengakses database manapun.  Secara default  passwordnya  adalah  XXXXXX  atau  huruf  kapital  X sebanyak 6 kali. Password ini bisa diganti di modul Admin

3.   Tampilan Admin PDMS terbuka


4.   Tampilkan command line. Pilih menu Display >> Command Line


5.   Ketik  di  command  line:  SHOW   !!TRARESET  untuk  memunculkan  Training Course Selection  Form.  Di  dalam  form  ini,  terdapat  20  pilihan  database  untuk training PDMS. Untuk training ini Anda akan memilih nomor 1 dan 2 saja.

6.  Pilih nomer (1) Basic Piping DESIGN Course  kemudian klik Apply. Layar akan menunjukan bahwa training course 1 sudah bisa dipakai. Ketika Anda pilih training course 1 maka secara otomatis database akan men-setup database  yang diperlukan untuk training ini. Training bisa diakses di MDB TRAINA.

7.   Pilih  juga nomor  (2) Exercise  2 Basic  Piping  DESIGN  Course.  Kemudian pilih
Apply

8.  Pindah dari  modul  admin ke modul  monitor.  dengan  cara  pilih  menu  Admin  >>
Modules >> Monitor...

9.   Muncul pilihan Leave Admin and enter  Monitor? Pilih Yes


10. Anda akan mengakses Multiple Database (MDB) Train A dari monitor. Pacta kolom MDB pilih TRAINA dengan cara mengetikan TRAINA pada dikolom MDB atau dengan menekan  tanda panah  di samping kolom  (lingkaran merah)  untuk menampilkan daftar MDB yang bisa dipilih. Pilih MDB TRAINA.



11. Masuk  modul Design  dengan  cara memilih  menu Monitor  Design Macro
Files...



12. Muncul pilihan Leave Monitor  and enter  Design? Lalu pilih Yes.


Ketika Anda keluar dari modul admin, Anda akan otomatis pergi ke modul monitor. PDMS akan otomatis menyimpan perubahan yang Anda lakukan di modul Admin. Ini hanya berlaku pada modul admin, untuk modul yang lain seperti Design, PDMS tidak akan menyimpan data yang Anda ubah ketika keluar dari modul Design. Anda harus terlebih dahulu melakukan Savework  sebelum keluar dari modul Design.

Module dalam Software Aveva PDMS

agfirmansyah 17.00 Add Comment



PDMS  terbagi  ke dalam  modul-modul atau  aplikasi.  PDMS  mempunyai  area yang luas dan pengetahuan  akan seluruh  modul diperlukan  jika Anda sebagai  PDMS  Administrator. Dalam PDMS terdapat 10 modul yaitu :

1.  Monitor
PDMS   Monitor   memungkinkan  Anda   untuk   memilih   Username   lain  juga  untuk mengakses  MDB lain.

2.   Design
PDMS  Design   digunakan   untuk  mendesain   equipment, ptpmg,  structure,   HVAC, Cable  Trays  dan  lainnya.   Semua   aktivitas   desain  dalam   PDMS  dilakukan   dalam modul PDMS Design ini.

3.   Spooler
Dengan  PDMS  Spooler  Anda  bisa  membuat  Spool  Drawing  yang  digunakan  untuk fabrikasi.

4.   Draft
PDMS  Draft  akan  menghasilkan drawing  lengkap  dengan  fasilitas  untuk  memberi ukuran,  dimensi,  nama,  dan  anotasi  lain.  Dengan  PDMS  Draft,  hasil  desain  Anda dalam 3D akan diterjemahkan menjadi bentuk gambar 2D yang akan digunakan  untuk proses konstruksi.

5.   Isodraft
PDMS  Isodraft  digunakan   untuk  menghasilkan gambar  Isometrik   yaitu  gambar  2D tentang  alur  pipa  lengkap  dengan  ukuran  serta  material  dalam  alur  pipa  tersebut. Gambar Isometrik  ini sering digunakan  untuk konstruksi  pipa

6.   Paragon
PDMS  Paragon  adalah   tempat  untuk membuat  katalog  untuk Piping  serta Structure. PDMS  sudah  menyediakan katalog  standar  sesuai  dengan  standar-standar di  dunia seperti  ANSI,  JIS, DIN  dan sebagainya. Penambahan katalog  yang diperlukan  suatu proyek diluar standar  yang sudah ada harus menggunakan PDMS Paragon

7.   Specon
PDMS  Specon  digunakan  untuk  membuat  atau  mengubah  Spesifikasi (Spec)  dalam katalog.
Dalam penggunaan PDMS sebagai salah satu software design  terlebih dahulu yang disiapkan adalah database  spesifikasi dari sebuah project.
Spesifikasi pada sebuah grup pemipaan atau tray  dibuat dan dimodifikasi melalui modul  specon.  Sebagai contoh spec pipa  dengan nama A3B adalah spec  untuk material Carbon Steel  dengan rating  300#.

8.   Propcon
Merupakan Properties database,  dimana salah satu fungsi output-nya digunakan untuk stress analysis  melalui penyimpanan data berat atau material yang digunakan pada sebuah komponen.

9.   Lexicon
Adalah modul yang digunakan untuk memberikan attribut khusus pada omponen atau pada bagian lainnya dari model, berupa informasi tambahan sesuai kebutuhan project.
Dengan pemberian attribut ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan mutu design.

l0. Admin
User  digunakan   untuk  mengakses  PDMS.  User  memiliki  Username  dan  password
yang digunakan  ketika login ke PDMS. Modul administration merupakan modul untuk pengaturan dalam pengoperasian PDMS software.


sumber : pdms training

Tujuan Training Software Aveva PDMS

agfirmansyah 11.00 Add Comment

Adapun setelah mengikuti training ini, Anda bisa:

1.  Mengenali tampilan PDMS dan memahami menu yang tersedia di modul design
2.  Memahami cara navigasi tampilan di PDMS design
3.  Bisa memperbaiki equipment yang mengandung error
4.  Bisa menempatkan posisi equipment serta dengan orientasi yang benar
5.  Bisa membuat equipment dari Standard Equipment
6.  Bisa membuat  equipment  dari primitive
7.  Membuat equipement dengan Equipment Utilities
8.  Mengetahui  Pipework  Toolbar
9.  Membuat  pipe dan mengubah  Head dan Tail
10. Memasang komponen pada pipa

sumber : pdms training

Penamaan dalam Software AVEVA PDMS

agfirmansyah 10.00 1 Comment
Setiap elemen dalam database PDMS harus diberi nama. Nama itu memudahkan Anda untuk mengidentifikasi elemen dan untuk menghasilkan laporan dari database PDMS. Secara umum dalam penamaan tidak ada aturan tertentu namun biasanya dalam equipment, Anda mengikuti nama equipment  yang telah ditentukan. Dalam PDMS  tidak  diperkenankan untuk memberikan nama yang sama pada dua komponen yang berbeda. Oleh karena itu nama dalam PDMS selalu unik.

Secara  umum,  untuk  nozzle  biasanya  disertakan  nama  equipment  ditambah  identifikasi nozzle tersebut. Sebagai contoh nozzle nomer 1 dari equipment dengan nama /E1101 diberi nama /El101-1  atau /E1101/N1 atau /EllOl/1.

Anda tidak diperkenankan  untuk memberi nama nozzle hanya dengan nama N1 saja karena untuk setiap equipment akan terdapat nozzle dengan nama Nl. PDMS tidak memperbolehkan penamaan yang sama dengan nama N1 pada duaa  elemen.

Apapun  nama  yang  Anda  pakai,  semuanya  tergantung  dari  aturan  dan kesepakatan setiap proyek.

sumber : pdms training

Hirarki dalam Software AVEVA PDMS

agfirmansyah 09.00 Add Comment
PDMS  menggunakan  hirarki  untuk  membedakan  satu  elemen  dengan  elemen  yang  lain. Seperti halnya dengan Windows, Anda mempunyai Folder kemudian Sub folder kemudian file Anda. Hirarki tertinggi untuk PDMS adalah World (biasanya dilambangkan dengan '/*').

Di bawah World ada SITE. Di bawah SITE ada ZONE. Di bawah zone ada elemen seperti STRUCTURE, EQUIPMENT, dan PIPE. Di bawah PIPE ada BRANCH kemudian dibawah BRACH terdapat komponen pipa seperti GASK (gasket), FLANGE, ELBOW, TEE, VALVE dan sebagainya. Contoh hirarki untuk PDMS Design bisa dilihat di bawah.

Hirarki dalam Software AVEVA PDMS

Suatu catatam penting adalah PIPE adalah parent bagi BRANCH dan BRANCH adalah child dari PIPE. Hirarki mengharuskan Anda membuat suatu elemen child pada parent yang tepat. Artinya, Anda harus membuat elemen BRANCH di dalam PIPE. Anda tidak bisa membuat elemen BRANCH di dalam elemen STRUCTURE atau EQUIPMENT.

sumber : pdms training

Prinsip Mendesain Dalam Pdms : Mengenal PDMS

agfirmansyah 08.30 1 Comment
Apakah Anda sudah mengenal nama-nama software seperti AutoCAD, Pro-Engineer, CATIA,Solidworks atau Microstation? Semuanya adalah piranti lunak atau software yang digunakan untuk mendesain teknik dengan menggunakan komputer.

Dulu sebelum adanya software tersebut, desain dilakukan dengan menggunakan meja gambar atau goresan (sketch) tangan. Namun era tersebut sudah ditinggalkan.

Selanjutnya pada awal era komputerisasi, muncul AutoCAD yang sangat populer digunakan untuk menggantikan peran meja gambar dalam mendesain. Kelebihan dari mendesain dengan menggunakan   AutoCAD   dibanding   dengan   menggunakan   meja   gambar   antara   lain kemudahan  dalam  melakukan  desain,  melakukan  perubahan,  mencetak,  dan  sebagainya.

AutoCAD masih sangat populer sampai sekarang dan masih menjadi alat utama dalam proses menggambar dan desain dua dimensi (2D).

Kemudian muncul software  yang mempunyai  kemampuan tiga dimensi dalam mendesain untuk suatu proyek perpipaan seperti kilang minyak, sumur pengeboran, dan sebagainya. Software  itu  antara  lain  Aveva  PDMS,  Intergraph  PDS,  Intergraph  Smartplant 3D, dan Bentley Autoplant.



Software ini menawarkan selain meiiiberikan tampilan tiga dimensi yang lebih riil, juga menawarkan kemudahan dalam menghasilkan laporan (report) dalam Material Take-Off, gambar isometrik  (Isometric Drawing), gambar General Plan & Section, secara otomatis.

Oleh karena itu software 3D ini sekarang sering digunakan oleh perusahaan engineering, procurement & construction (EPC) maupun client dalam bidang   Migas untuk mendesain suatu Plant.

PDMS sebagai salah satu software dengan kemampuan 3D dibuat oleh Aveva. Ada beberapa versi PDMS dan yang terbaru saat buku ini ditulis adalah PDMS versi 12.0, namun yang Anda akan gunakan adalah PDMS versi 11.6. Mengapa bukan versi terbaru? Karena versi
11.6 adalah versi  yang sudah stabil dan  banyak digunakan di perusahan-perusahaan  EPC lokal maupun asing.

PDMS  versi 11.6 dalam cara desain dan tampilan pun hampir sama dengan PDMS versi 12.0. Jadi jika Anda sudah mempelajari cara mendesain dalam buku ini, Anda akan dengan mudah menggunakan PDMS versi 12.0. Adapun jika Anda menggunakan PDMS  versi 11.5, maka Anda  akan menemukan  banyak perbedaaan dengan PDMS  versi 11.6

sumber : pdms training

Mengapa Harus Belajar Software Aveva PDMS ?

agfirmansyah 08.00 1 Comment
Ketika saya pertama kali lulus sebagai sarjana teknik mesin, tujuan utama adalah untuk mencari kerja di perusahaan bagus. Teknik mesin identik dengan bidang permesinan dan sebagian besar lulusan Teknik Mesin ingin masuk ke perusahaan asing apakah itu Toyota, Honda, dan perusahaan manufaktur lainnya terutama perusahaan multi nasional. Saya pun mengikuti langkah ternan-ternan yang ingin bekerja di perusahaan asing.

Masuklah saya ke perusahaan printer besar asal Jepang. Ternyata bekerja di perusahaan asing tidak seenak yang dibayangkan. Lalu saya pun melamar ke sebuah perusahaan 100% milik orang Indonesia di bidang rancang bangun migas. Setelah interview, saya jelaskan bahwa saya ingin bekeija dengan suatu yang melibatkan komputer desain terutama 3D.

Ketika kuliah saya sudah menguasai beberapa software 3D modelling seperti Solidworks, Pro Engineer, dan 3D Studio Max. Saya sempat ragu dan bertanya apakah passion saya di bidang 3D bisa diaktualisasikan di industri migas? Ternyata bisa...Ya bisa! Di sini saya mengenal Plant Design System (PDS) yang dikembangkan oleh Intergraph. PDS menggunakan basis Microstation untuk mendesain sistem perpipaan (piping), struktur serta cable tray.


Hebatnya PDS, software ini bisa mengeluarkan gambar yang disebut gambar ISOMETRIC secara otomatis yang digunakan untuk proses konstruksi pipa. PDS merupakan suatu bentuk desain secara tiga dimensi sehingga Anda bisa melihat bagaimana desain Anda secara lebih riil. Sebelum ada PDS, desain menggunakan Autocad atau Microstation tihtuk menggambar dua dimensi.

Bahkan sebelum ada software 2D, desain menggunakan meja gambar untuk menggambar. Akhir-akhir ini, saya mengetahui bahwa ada software lain seperti PDS yaitu PDMS (Plant Design Management System.) yang berkemampuan sama seperti PDS. Bahkan PDMS punya beberapa kelebihan antara lain:
  1. Design yiew yang lebih riil secara 3 dimensi dibandingkan PDS yang masih bergantung dari view dua dimensi 
  2. Internal database sehingga lebih sedikit database error 
  3. Pembuatan katalog yang lebih mudah 
  4. Pembuatan isometncyang lebih rapi 
  5. Pembuatan gambar teknik (2D drawing) yang lebih cepat dan rapi 
Tapi di mana saya bisa belajar PDMS?
Di Jakarta ada suatu tempat kursus PDMS yang memasang tarif Rp. 2 juta lebih untuk belajar PDMS. Di Batam juga ada penyedia latihan PDMS  yang menetapkan Rp. 2,5 juta untuk belajar PDMS. Bahkan jika Anda ingin berlajar langsung dari AVEVA sang pembuat PDMS, tarifnya adalah USD 1.000 per hari. Wow.

Mahal?? Tidak  juga jika Anda  menilainya sebagai suatu investasi. Di bidang migas, gaji untuk  PDMS  Desaigner  tidaklah  kecil.  Untuk  yang  berpengalaman  2  tahun  lebih,  bisa berkisar antara Rp 4 sampai 6 juta. Bahkan ada kenalan saya yang gajinya sampai mencapai Rp 9 juta per bulan.

Wah tinggi sekali  ya gajinya? Lebih tinggi lagi jika Anda melamar ke luar negeri seperti
Malaysia dan Singapura atau ke negara Timur Tengah, gaji bisa mencapai USD 5 ribu sampai
USD 8 ribu. Ini memang betul-betul suatu kenyataan dan banyak orang yang tidak tahu.

Anda mungkin beruntung bisa mengetahui dan belajar PDMS dari buku ini. Buku ini dikemas sebaik mungkin sehingga bisa bisa mencakup materi training yang diberikan  oleh kursus­ kursus PDMS. Anda tidak harus merogoh kocek Rp 2 juta lebih untuk belajar. Mudah bukan?

Ok. Selamat belajar!

sumber : pdms training